Aktivis Jaka Jatim dan MDW Demo PN Sampang Terkait Pedofilia

Aktivis Jaka Jatim dan MDW Demo PN Sampang Terkait Pedofilia
Lembaga Swadaya Masyarakat Jaka Jatim Korda Sampang bersama Madura Development Watch gelar aksi demo depan PN Sampang

Sampang – Sejumlah masyarakat yang mengatasnamakan aktivis dari Jaringan Kawal Jawa Timur (Jaka Jatim) dan Madura Development Watch (MDW), menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pengadilan Negeri (PN) Sampang, Madura, Jawa Timur, mendesak adil dalam putusan perkara dan tidak anti terhadap aspirasi masyarakat. Rabu (29/09/2021)

Puluhan aktivis tersebut menggelak aksi demo terkait proses hukum yang menimpa seorang anak berinisial TK (4) warga Desa Torjun Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang yang mengalami kekerasan seksual. 

Mereka meminta penegak hukum memberikan keadilan terhadap korban dan menghukum pelaku dengan hukuman yang seberat-beratnya, dimana pelaku sendiri merupakan suami dari bibi korban.

Koordinator aksi, Buradi mengatakan bahwa atas dasar hati nurani, pihaknya mengajukan permohonan audiensi kepada Ketua Pengadilan Negeri sebagai bentuk dukungan moral terhadap penegakan hukum dalam penanganan kasus tindak asusila anak.

“Tapi, kami ditolak dengan alasan Covid-19. Padahal, pada Rabu (08/09) kami melakukan audiensi ke Kejaksaan Negeri diterima dengan baik. Ada apa dengan PN hari ini?, apakah anti aspirasi masyarakat, ” tudingnya.

Kasus kekerasan seksual terhadap anak menambah catatan buruk di Kota Bahari yang telah mendapatkan predikat Kabupaten / Kota Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan anak.

Lanjut Buradi, para aktivis yang tergabung dalam Jaka Jatim dan MDW meminta Pengadilan Negeri Sampang memberikan vonis maksimal terhadap pelaku, karena tindakan tersebut tidak bisa ditolerir dan untuk menghukum pelaku seberat-beratnya. 

“Masyarakat juga mempunyai hak untuk menyampaikan aspirasi dan mendengarkan informasi, jangan sampai PN Sampang tertutup terhadap publik serta tidak anti terhadap masyarakat.” tandasnya.

Menanggapi aspirasi pengunjuk rasa, Ketua Pengadilan Negeri Sampang Aries Sholeh Efendi berjanji, dalam penanganan kasus tersebut akan digelar secara terbuka.

“Nanti sidangnya terbuka untuk umum, silahkan di pantau langsung, ” singkatnya (R.Hamzah) 

JAWA TIMUR SAMPANG
S_Hidayat

S_Hidayat

Previous Article

Kejari Sampang Musnahkan BB Hasil Putusan...

Next Article

Acara Puncak Polantas ke-66, Polres Sampang...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 244

Postingan Tahun ini: 244

Registered: Apr 8, 2021

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 241

Postingan Tahun ini: 241

Registered: May 25, 2021

Muh. Ahkam Jayadi

Muh. Ahkam Jayadi verified

Postingan Bulan ini: 149

Postingan Tahun ini: 149

Registered: Aug 19, 2021

Ayu Amalia

Ayu Amalia

Postingan Bulan ini: 145

Postingan Tahun ini: 145

Registered: Nov 25, 2021

Profle

Hariyono

Politisi Rasis Akhirnya Minta Maaf
Babinsa Kelurahan Sidotopo Lakukan Pendampingan Sunatan Massal
Gubernur Riau Disambut Anak SD Air Buluh, Saat Meninjau Budidaya Jernang

Follow Us

Recommended Posts

Pangdam V/Brawijaya Ikuti Vicon Pengarahan Kasad
Dirbinmas Polda Jatim Ikuti Diskusi Membangun Ekosistem Toleransi di Lingkungan Sekolah
Satgas BLBI, Polri Sita Aset Senilai Rp 5,9 Triliun 
1 Tahun Kapolri: Setapak Perubahan Wujudkan Pelayanan Masyarakat yang Terbaik
DKPP Akhirnya Sidangkan Dugaan Pelanggaran Etik Bawaslu RI dan Bawaslu Surabaya